Wednesday, 30 April 2014

ABDULLAH BIN KHUDZAFAH, Muslim Yang Teguh


Siapalah gerangan yang bernama Abdullah bin Khudzafah ni ye?

Pernah dengar tak nama ni? Tidak tahu bagaimanakah rupa gerangan itu, kacakkah?

Tegapkah? Namun diriku kagum dengan kisah yang ternukil dalam sejarah mengenai tokoh ini.

Seorang ahli kuda yang hebat, malah pernah ditawarkan
*Kaisar Romawi untuk bergabung dengan pasukan Rom, tambahan pula dia ditawarkan ganjaran yang banyak.  Bayangkan jika anda di tempatnya.
*kaisar ; pemerintah Rom

Tetapi yang menariknya mengenai Abdullah (hamba Allah) ini, dia mentah-mentah menolak tawaran yang diberikan dan berkata, "Demi Allah, seandainya engkau memberikan kepadaku seluruh kerajaan engkau pada aku, tidak sesekali aku lepaskan agama Muhammad yang aku anuti ini dan aku tidak akan pernah berkhianat kepada khalifahku.


Jadi, kaisar tersebut mengarahkan orang-orang suruhannya menyeksa Abdullah bin Khudzafah. Ingat tau nama hero kita ni! ABDULLAH BIN KHUDZAFAH. Nak tau apa yang terpacul dari mulut beliau? "Mereka cuma boleh menyeksa tubuhku yang fana, sedang jiwaku di tangan Allah SWT.” Bertapa hebatnya sahabat ini mengimani Allah SWT.

Maka Abdullah bin Khudzafah disalib lalu dilempari panah sesuai dengan perintah kaisar. Tau tak apa yang Abdullah buat sewaktu dipanah? Kalau diikutkan memang tidak ada harapan untuk selamat tapi Abdullah sambut panah-panah tersebut dengan teriakan "La ilaha illallah" menyebabkan panah-panah itu tidak mengenainya.

Oleh yang demikian, kaisar tersebut mengarahkan disediakan satu kuali berisi air yang mendidih dan memerintahkan Abdullah bin Khudzafah masuk ke dalamnya. Sebelum itu, saudaraku ini menangis. "Bukahkah kau ini seorang pahlawan gagah berani,mengapa kini kau menangis?" tanya kaisar yang menyangkakan Abdullah sudah mula ketakutan.

"Kerana jiwaku hanya satu, aku berharap untuk memiliki seratus jiwa yang disiksa di jalan Allah" tegas Abdullah.

Mendengar bicara Abdullah bin Khudzafah ni, kaisar menarik balik siksaan air mendidih.

Abdullah bin Khudzafah kemudian dimasukkan ke dalam sel, lalu dikirim perempuan  seksi dan menggoda, kononnya untuk menggugat keimanan Abdullah. Lihat, perempuan seksi merupakan senjata psikologi!

Tapi itu semua semestinya tidak dapat menggugat hati hamba yang percaya dia akan mati dan bertemu Tuhannya, akan disoal setiap amalnya dan tingkah lakunya, lantas  dibacanya sekuntum ayat,"Dan wanita(Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu seraya berkata,"Marilah ke sini." Yusuf berkata, " Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik." Sesungguhnya yang zalim tidak akan beruntung." Surah Yusuf 12:13

Seterusnya, kegagalan demi kegalan terjadi, lantas dimasukkan daging babi dan minuman keras ke dalam sel Abdullah bin Khudzafah, maka selama tiga hari berturut-turut mulut Abdullah tidak berhenti membaca kalimat agung " La ilaha illallah" dan dia tidak mendekati hidangan tersebut. Maka, selamat Abdullah dari rancangan jahat kaisar.

Bermacam-macam cara kaisar buat , tetapi kesemuanya menemui kegagalan, akhirnya kaisar berjanji akan melepaskan Abdullah bin Khudzafah andaikata dia sanggup mencium kepala kaisar. " Baiklah ,aku setuju, tetapi dengan syarat teman-teman aku yang lain,kau turut lepaskan juga". Maka Abdullah bin Khudzafah pun mencium kepala Raja Hiraklius setelah syarat yang dikenakan dipersetujui.

Apabila dia kembali ke Madinah, dia pun menceritakan kisah ini kepada Umar al-Khattab, lalu Umar al-Khattab dan para sahabat lain pun turut mencium kepalanya.

Semoga Allah meredhai ABDULLAH BIN KHUDZAFAH
.